lingkar2009

Untuk Pendidikan Aceh

In BERITA LMPP-Aceh on 21 Oktober 2010 at 22:54

Untuk Pendidikan Aceh

Oleh Rahmad Ardiansyah*

Rilis hasil penelitian yang dilakukan oleh Tim Koordinasi Pembangunan Pendidikan Aceh (TKP2A) beberapa waktu lalu menjadi isyarat penting bagi kita semua–terutama pemerintah Aceh dan kabupaten/kota–betapa   kondisi pendidikan Aceh masih sangat memprihatinkan dan butuh kepeduliaan dari semua elemen bangsa Aceh. Padahal kalau melihat jumlah anggaran pendidikan yang disediakan setiap tahunnya, semestinya kualitas pendidikan Aceh pada kisaran mikro sudah jauh lebih baik dan meningkat, baik dari segi akses maupun kualitas.

Guru juga Manusia (Renungan untuk Zamzami)

In BERITA LMPP-Aceh on 3 Agustus 2010 at 14:40

Ke hulu kita bertamasya
Jangan lupa berburu rusa
Guru juga manusia
Tak luput dari salah dan dosa

MEMBACA judul tulisan Zamzami berjudul Guru “Jadi-jadian” (Serambi, 31 Juli 2010) sempat membuat bulu kuduk saya dan bulu-bulu lainnya merinding karena imajinasi saya membayangkan idiom Mahkluk “Jadian-jadian”, yang bisa berkonotasi hantu, geuntet, atau sejenisnya. Kendatipun akhirnya saya paham, bahwa yang dimaksud Guru “Jadi-jadian” adalah guru yang hakikatnya tidak ditakdirkan menjadi guru. Namun, sebagai “Guru Benaran”, naluri saya tergelitik untuk merespons Zamzami karena sejumlah klaim dan asumsi tentang guru yang dikemukakan terkesan menggeneralisasi dan kurang proporsional.

LMPP Minta Pemerintah Prioritaskan Mutu guru

In BERITA LMPP-Aceh on 4 Februari 2010 at 21:22

24 Januari 2010, 11:38

BANDA ACEH – Lingkar Mahasiswa Peduli Pendidikan (LMPP) Aceh mengharapkan Pemerintah Aceh tahun ini memprioritaskan peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan, serta peningkatan beasiswa yang tepat guna.  “Pada prinsipnya, larangan Gubernur Aceh, supaya Disdik Aceh tidak lagi mengelola proyek fisik sangat kami dukung. Hanya saja, kami berharap dari total anggaran pendidikan tahun 2010 ini senilai Rp 945 miliar, hendaknya dapat diprioritaskan pada peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan, serta peningkatan beasiswa yang tepat guna,” kata Rahmad Ardiansyah kepada Serambi kemari.